Feeds:
Posts
Comments

telah usang…

mungkin serasa usang saja jika ku buka kembali sebuah catatan yang ada dalam setiap penggalan – penggalan yang tercoret disini. atau terlebih tak layak lagi untuk terbaca oleh siapa pun…

dan tiba – tiba saja, kedua tangan ini ingin sekali memberi sebuah gambar yang tak berbayang pada lembar yang telah menjadi lalu dan mungkin kelabu untuk jalanku….

bila saja memang sudah tidak lagi terbuka oleh ku – dia – engkau dan kamu, setidaknya telah tercatat sedikit ke’agungan’ hati …

mungkin hanya sepenggal – mungkin hanya seuntai dan mungkin hanya sedikit tertinggal ‘ koretan’ dalam pikiran akan jejak yang tertempuh oleh ku tanpa dia – engkau dan kamu…

dia yang telah terlupa jauh…

engkau yang ku tau tak terkabar…

kamu yang terlihat hanya dengan suara parau…

menandakan memang telah terlampau usang untuk ku ingat dan tanyakan .

namun berbahagilah aku sebab dia – engkau dan kamu pernah mengenalku.

sudah..?!

entah… sudah,

benar – benar berhenti pada sebuah keadaan,

tak menyapa maupun berbicara,

tulisku untuknya kan ku simpan saja,

tak ada guna… baginya,

entah… sudah,

bukan aku lelah dan menyerah,

namun aku marah…

marah akan keadaan yang sudah,

sudah berhenti…sudah.

masih…

aku masih merasa engkau tetap ada untuk ku,

meskipun engkau mengatakan bosan denganku,

tak ingin aku merasa engkau telah jauh dari hari – hari ku,

sudah cukup banyak yang tertitipkan dari engkau ,

dari sebuah cerita hingga seraut wajah yang menyanyangi engkau,

akan selalu tersimpan rapi disini dalam deary ingatanku,

tak kan tersiar sedikitpun dari mulutku,

karena aku tetap mengagumi engkau yang disana.

engkau adalah anda…

mungkin bila akan ada sedikit guratan kesedihan,

bukan sebab engkau menjadi jauh dariku,

namun karena kebodohan..

yang aku buat hingga engkau menjadi marah padaku,

akan tertulis sesuatu di sini untuk engkau,

meskipun mungkin tak lagi terbaca,

atau pun tak melirik kan mata itu untuk membuka,

aku akan mengerti dan selalu mengerti,

walaupun aku tidak akan mengenal engkau.

 

sebuah keadaan yang sepertinya tiba – tiba akan ku sesali,

hingga akhirnya engkau benar – benar menjadi jauh,

dan lebih tepatnya menjauh…

sebuah kesalahan yang ku lakukan saat pikiran menjadi buntu,

hanya untuk dapat menghadirkan engkau yang tidak  lagi berkabar,

sudah tidak ada lagi sapaan dan perbincangan,

hanya kerinduanku yang terkadang menjadi kebodohan,

engkau yang sekiranya berkenan menjadi seseorang untukku,

pengobat lelah dan juga penyemangat hariku,

sepertinya kini tak lagi dapat ku sentuh dan sapa,

lewat canda tawa apalagi suara dan cerita,

akhirnya rasa jauh itu benar – benar nyata.

maaf… jika aku salah berkata,

namun ijinkan aku untuk tetap menyapa.

 

sudah malam…

mata ini seakan terlalu berat untuk melihat sekeliling,

sudah enggan lagi menatap keramaian yang nyata,

hanya ingin terpejam dan hilang dari semua kesibukkan,

menyandarkan pikiran dalam ketenangan,

meletakkan semua beban yang terasa bergelanyut,

ingin melepaskan semua lelah ini…

begitu penat dan seakan berjejal,

berdesakan di dalam semua sela sela tubuhku.

dan aku sudah menyerah pada malam yang kian larut,

ku ingin baringkan tubuhku,

dengan semua kehangatan dan kenyamanan tempat tidurku,

dan sekarang sudah malam, waktunya aku pulang.

 

 

waktu semakin larut ternyata dan sudah cukup banyak yang tersampaikan,

meski sebenarnya bukan aku yang memulai untuk pembahasan,

dia yang lebih banyak mengungkap semua yang terjadi dan setelahnya,

dan masih sama aku akan selalu setia menjadi pendengar terbaik,

sesaat semua akan berakhir pada sebuah salam dan malam,

sedikit aku memperpanjang kesempatan yang akan terhenti saat itu,

sebelum aku dan dia terlelap pada sebuah kehidupan yang tersendiri,

dan hingga semua menjadi benar – benar hilang tanpa suara,

terdengar sebuah pesan yang dia sampaikan tentang hidup,

tertuliskan darinya hidup itu lucu…

membuat kita terbuai – terombang ambingkan,

dan menghempaskan kita begitu saja.

namun sayang… hidup itu juga sangat indah,

bila kita dapat memaknainya dengan sempurna dalam kapsitas kita.

hingga semua pembahasan tentang hidup terselesaikan,

dan berakhirlah pada sebuah salam hangat dan selamat bermimpi indah.